Hindari Macet, Pemkab Rembang Antisipasi Pasar Tumpah

BERITA REMBANG, Lingkarjateng.id – Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Aktivitas mudik pun sudah mulai terlihat baik yang hanya melewati atau pun memang pemudik yang pulang kampung ke Kabupaten Rembang.

 

Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan mudik adalah kelancaran arus lalu lintas. Pasar tumpah menjadi salah satu penyebab arus kendaraan saat mudik yang terhambat, untuk itu Pemkab Rembang di setiap tahunnya melakukan upaya antisipasi.

 

Hasil pemetaan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindakop UKM) Kabupaten Rembang, ada sejumlah pasar yang berlokasi di pinggir jalan pantura dan jalur penghubung antar kabupaten yang disinyalir bisa menghambat arus mudik. Seperti pasar yang ada di jalur pantura, pasar Kragan yang terletak di wilayah bagian timur Rembang. Kemudian pasar Sulang yang berada di jalur Rembang-Blora, Pasar Rembang Kota yang juga dilewati pemudik dari arah Rembang-Blora atau sebaliknya.

 

Urai Kemacetan Pati-Rembang, 10 Kantong Parkir Disiapkan

 

Sedangkan di jalur Kecamatan Lasem ke Jatirogo Kabupaten Tuban ini, ada titik yang juga rawan macet yakni di selatan Masjid Jami’ Lasem. Hal ini, karena di sana tengah dilaksanakan pekerjaan penataan kota Pusaka Lasem seperti pembuatan trotoar dan banyak pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya.

 

Terkait hal itu, Kabid Pasar Dindagkop dan UKM Setyo Budi Hutomo menuturkan, pihaknya akan mengumpulkan sejumlah pedagang di wilayah tersebut untuk berdiskusi guna antisipasi pasar tumpah.

 

“Ketertiban pedagang maupun pembeli harus benar- benar kita kendalikan agar tidak mengganggu jalan raya. Terutama di Pasar Kragan,” ujarnya.

 

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk penertiban pedagang di pasar-pasar tersebut. Sinergi lintas sektor ini diharapkan bisa menertibkan pedagang musiman yang biasanya menyebabkan terjadinya pasar tumpah.

7 Fakta Unik Seputar Mudik Lebaran

Dari yang sudah-sudah, berkat antisipasi yang dilakukan tidak sampai terjadi pasar tumpah di wilayah Kabupaten Rembang. Semua pedagang bisa masuk di area pasar, tidak ada yang sampai meluber ke bahu jalan. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)